Meilanfitriani's Blog

story of my life

Posted by meilan fitriani on 12 February 2010

Ketombe (juga disebut sindap dan kelemumur; dengan nama ilmiah Pityriasis capitis) adalah pengelupasan kulit mati berlebihan di kulit kepala. Sel-sel kulit yang mati dan terkelupas merupakan kejadian alami yang normal bila pengelupasan itu jumlahnya sedikit. Namun demikian, ada orang yang mengalami secara terus menerus (kronis ataupun sekali-sekali, pengelupasan dalam jumlah yang besar yang diikuti dengan pemerahan dan iritasi.

Ketombe dapat dialami oleh pria maupun wanita dari berbagai usia. Berasal dari penimbunan sel–sel kulit kepala yang mati dan produksi minyak/sebum serta keringat dan kotoran yang menempel di kulit kepala. Terutama bagi kita yang hidup di daerah iklim tropis, cuaca panas dan lembab memicu timbulnya ketombe. Selain itu pemilihan shampoo dan conditioner yang tidak tepat juga dapat menyebabkan ketombe.

Ketombe dapat menimbulkan masalah ketika menyangkut penampilan. Seseorang yang berketombe tak jarang menjadi kurang pe-de. Betapa terganggunya seseorang yang mendapati serpihan kulit kepala berhamburan di bajunya. Apalagi jika seseorang tersebut dituntut tampil di hadapan banyak orang.

Oleh para ahli, ketombe dihubungkan dengan infeksi jamur Pytosporum ovale dan jamur Mallassezia sebagai faktor pencetus terjadinya kelainan pada kulit kepala. Seseorang berketombe mengalami pelepasan sel kulit kepala lebih cepat dibanding orang normal.

Ada dua macam jenis ketombe yaitu ketombe kering dan ketombe basah. Ditandai dengan rasa gatal di kulit kepala, keluarnya sisik atau bintik-bintik putih dari kulit kepala yang lepas dan mengotori baju. Untuk analisa yang tepat, dokter dapat melihat kondisi kulit kepala lebih jelas dengan alat Hair Analyzer. Bila dibiarkan, ketombe dapat mengakibatkan kerontokan, dan kerontokan juga dapat memperparah ketombe.

TIPS MENGATASI KETOMBE
Untuk mengatasi ketombe, ikuti tips di bawah ini:

  • Hindari menggaruk kulit kepala agar tidak lecet yang dapat berakibat timbulnya infeksi sekunder.
  • Pakai shampo anti ketombe secara teratur, terutama yang mengandung Zinc Pyrithione (ZPT). Shampo anti ketombe jenis ini mempunyai efek anti bakteri dan anti jamur sehingga dapat mengurangi timbulnya serpihan kulit dan meredakan rasa gatal.
  • Gunakan shampo anti ketombe setiap hari secara teratur.
  • Pilih shampo anti ketombe ringan untuk menghindari efek samping.
  • Lakukan penggantian shampo anti ketombe untuk menghindari resistensi.
  • Hindari stres. Kendati bukan sebagai penyebab langsung, stres dapat menyebabkan menurunnya daya tahan tubuh untuk mengatasi ketombe.
  • Hindari pemakaian minyak rambut, gel atau hair spray secara berlebihan karena dapat memicu pertumbuhan jamur kulit.
  • Membatasi makanan dan minuman yang dapat memicu pertumbuhan jamur kulit, misalnya: minuman beralkohol.
  • Jaga kesehatan rambut dan kulit dengan makanan kaya kandungan vitamin B, misalnya: kuning telor, kacang-kacangan, biji-bijian dan sayuran berwarna hijau tua.
  • Jangan lupa mengkonsumsi makanan yang megandung zinc untuk memelihara aktifitas kelenjar minyak dan sistem kekebalan, misalnya: ikan, kuning telor, daging, kedelai dan biji-bijian (beras, gandum, dll)
  • Sempatkan berjemur sinar matahari sejenak di waktu pagi dan sore hari, agar kesehatan rambut dan kulit tetap terjaga.
  • Konsultasikan ke dokter ahli kulit jika shampo anti ketombe menimbulkan efek samping misalnya kulit mengelupas atau efek samping lainnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: